Snegurochka

snegurochka_02

Alkisah hiduplah sepasang kakek dan nenek. Mereka memiliki segalanya hanya anaklah yang tidak mereka miliki. Mereka sangat bersedih karenanya. Suatu hari di musim dingin ketika salju setinggi lutut dan anak-anak berlarian, berseluncur dengan kereta salju, saling melempar bola salju dan mulai membuat boneka salju.

Kakek memandang keluar jendela, kemudian berkata pada nenek “Baiklah, istriku, kita duduk di sini memandangi anak-anak di usia senja, mari kita keluar dan membuat boneka salju.”

sk-snegurochka-01

Wanita tua itu menjadi sangat gembira. “Baiklah, kakek, mari keluar dan membuat boneka salju? Oh, tidak bagimana kalau kita membuat anak perempuan, Snegurochka (Gadis Salju).”

Kedua orang tua itu keluar ke kebun dan mulai membuatnya. Mereka membuat anak perempuan, mereka memakai dua manik-manik biru untuk matanya, membuat dua rongga di pipinya, bibirnya dari pita merah muda. Betapa cantiknya anak perempuan mereka yang mereka buat! Kakek dan nenek tidak bisa berhenti memandangnya, mereka mencintainya dan tidak dapat melepaskan pandangan darinya.

Tiba-tiba Gadis Salju tersenyum, rambutnya mulai ikal. Gadis Salju mulai menggerakkan tangan dan kakinya, beranjak dari tempat itu, berjalan ke kebun menuju rumah.

sk-snegurochka-11

Kakek dan nenek tidak dapat mempercayai apa yang mereka lihat, mereka tidak dapat bergerak.

“Kakek, teriak nenek, kita memiliki anak perempuan sungguhan, Snegurochka tersayang!”

Mereka berlari mengikutinya…sungguh hal yang ajaib!

Snegurochka tumbuh seiring dengan jam bukan hari. Semakin hari Snegurochka semakin cantik. Kakek dan nenek tidak pernah berhenti memandangnya, mereka mencintainya dan selalu melindunginya. Snegurochka seputih salju, matanya sebiru manik-manik, rambut pirang sepinggang tetapi dia tidak memiliki warna bibir dan darah. Namun demikian Snegurochka tetaplah sangat cantik!

Musim semi tiba, daun-daun muncul dari pohon, lebah berterbangan di ladang, burung-burung bernyanyi. Pemuda-pemuda bergembira, gadis-gadis menyanyikan lagu musim semi. Snegurochka tumbuh dalam kesedihan, memandang keluar dari jendela dan menangis.

Kemudian tibalah musim panas yang cerah, bunga-bunga bermekaran di kebun, gandum matang di ladang. Snegurochka semakin sedih, dia takut akan matahari, dia hanya berdiam di tempat yang teduh dan dingin, dan dari semuanya dia paling suka hujan.

Kakek dan nenek menjadi cemas. “Apakah kamu sakit gadis kecil?”. Jawabnya “Saya baik-baik saja, nenek.”

sk-snegurochka-05

Tetapi dia tetap berdiam di tempatnya, tidak ingin kemana-mana. Suatu hari teman-temannya berkumpul untuk memetik rasberry, blueberry dan stroberi liar di hutan. Mereka datang dan memanggilnya. “Ayo ikut Snegurochka! Ayo ikut teman kecil!”

Gadis Salju enggan berjalan-jalan ke hutan dan takut terkena sinar matahari. Tetapi kakek dan nenek mendesak. “Pergilah, pergilah, Snegurochka, pergilah, pergilah gadis kecil, bergembiralah dengan teman-temanmu.”

Snegurochka membawa keranjang, pergi ke hutan dengan teman-temannya. Mereka berjalan-jalan di sekitar hutan, membuat rangkaian bunga, menari dalam lingkaran sambil bernyanyi. Snegurochka menemukan sungai kecil yang sangat dingin, duduk disekitarnya, memandangnya, mencelupkan jarinya ke dalamnya dan bermain-main dengan tetesan air.

918a469e467fa431dda5f64e266206b7

Malam tiba. Gadis-gadis bermain semakin riang, memakai karangan bunga, mereka membuat api unggun dan mulai melompatinya. Snegurochka enggan melompat tetapi teman-temannya terus mendesaknya. Snegurochka berjalan ke api unggun…gemetaran, wajahnya pucat, rambut pirangnya rontok.

Teman-temannya berteriak “Lompat, lompat, Snegurochka!”

Snegurochka menarik nafas dan melompat.

sk-snegurochka-10

Terdengar bunyi riuh di atas api unggun, rintihan sedih, dan Snegurochka lenyap. Menggeliat di atas uap putih api unggun, tergulung awan dan terbang tinggi ke langit. (Monica Dian/Image: various)

*Dalam budaya Slavia ada beberapa versi cerita dari Snegurochka. Cerita di atas salah satu dari versi yang paling sering diceritakan hingga saat ini



« (Previous News)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *